Selasa, 10 Januari 2017

BIOGRAFI MOHAMMAD HATTA

Sumber: http://www.ilmusiana.com/2015/06/biografi-mohammad-hatta-pahlawan.html

Menelusuri Mohammad Hatta dari biografinya sama saja dengan membaca sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Bagaimana tidak, bapak yang akrab disapabung Hatta ini adalah salah seorang tokoh yang berperan dalam kemerdekaan Indonesia. Bersama-sama dengan Soekarno, memimpin Indonesia di masa awal kemerdekaan. Seorang ahli ekonomi kerakyatan khususnya dunia perkoperasian hingga dijuluki sebagai bapak koperasi Indonesia. Pribadinya yang bersahaja membuatnya sangat disukai oleh rakyat kecil. Beliau memang dikenal suka bergaul dengan rakyat kecil, bahkan berwasiat untuk dimakamkan di pemakaman umum supaya selalu dekat dengan rakyat. Uraian tentang biografi bapak Mohammad Hatta ini akan menceritakan sejarah hidup beliau dalam menghantarkan Indonesia ke pintu kemerdekaan.

Biografi Mohammad Hatta (1902 - 1980)

Biografi Mohammad Hatta - Pahlawan Nasional

Profil Mohammad Hatta  

Lahir: Bukittinggi, 12 Agustus 1902
Meninggal: Jakarta, 14 Maret 1980
Dimakamkan: TPU Tanah Kusir, Jakarta
Pasangan: Rahmi Rachim
Anak-anak:
  • Meutia Hatta
  • Gemala Hatta
  • Halides Nuriah Hatta
Pendidikan:
  • Sekolah Dasar Melayu Fort de kock, Minangkabau
  • Europeesche Lagere School (ELS), Padang
  • Meer Uirgebreid Lagere School (MULO), Padang 
  • Sekolah Tinggi Dagang Prins Hendrik School, Batavia 
  • Nederland Handelshogeschool, Rotterdam, Belanda 
Orang tua: Muhammad Djamil (Ayah) & Siti Saleha (Ibu)
Penghargaan:
  • Pahlawan Nasional
  • Proklamator Indonesia
  • Bapak koperasi Indonesia
  • Doctor Honoris Causa, Universitas Gadjah Mada, 1965
  • The Founding Father's of Indonesia

Biografi Mohammad Hatta

Dr. Mohammad Hatta bernama asli Muhammad Athar. Beliau salah seorang tokoh proklamator Indonesia sekaligus Wakil Presiden Pertama RI. Peran yang besar di bidang ekonomi, khususnya koperasi membuat beliau mendapat julukan Bapak Koperasi Indonesia. Mohammad Hatta menyelesaikan pendidikan diHandels Hogere School (sekolah tinggi ekonomi) di Rotterdam, Belanda, pada tahun 1932. Di Belanda, beliau menjadi Ketua Perhimpunan Indonesia (PI), organisasi pelajar Indonesia di Belanda yang berjuang mencapai kemerdekaan. Ketika berada di kongres internasional, beliau memperkenalkan perjuangan Indonesia melawan Belanda. Kegiatan ini membuat beliau ditangkap Belanda pada September 1927 karena dianggap memprovokasi rakyat untuk memberontak.

Pada tahun 1932, Hatta kembali ke Indonesia dan membangun PNI-Baru bersama Sutan Syahrir. Namun, akibat kegiatan politiknya tersebut, tiga tahun kemudian beliau dibuang ke Digul, Banda Naira, dan Sukabumi. Pada masa pendudukan Jepang, beliau dibebaskan dan ikut memimpin Pusat Tenaga Rakyat (Putera) dan PPKI. Selama Perang Kemerdekaan, beliau pernah menjadi perdana menteri merangkap menteri pertahanan. Pada tanggal 18 Agustus 1945, beliau dilantik menjadi Wakil Presiden RI hingga mengundurkan diri tanggal 1 Desember 1956.

Mohammad Hatta yang lebih dikenal dengan sebutan Bung Hatta adalah penggagas politik luar negeri bebas dan aktif  yang tidak berpihak kepada salah satu blok yang ada di dunia saat itu, yaitu Blok Barat dan Blok Timur. Beliau juga seorang yang sangat sederhana dan jujur. Beliau meninggal tanggal 14 Maret 1980 dan sesuai permintaannya dimakamkan di TPU (Taman Pemakaman Umum) tanah Kusir, Jakarta, agar dapat selalu dekat dengan rakyat.

DAFTAR KODE PLAT NOMOR KENDARAAN DI INDOENESIA

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor(disingkat TNKB) atau sering disebut plat nomor atau nomor polisi (disingkat nopol) adalah plat aluminium tanda kendaraan bermotor di Indonesia yang telah didaftarkan pada Kantor Bersama Samsat. Penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor di Indonesia, terutama di Jawa, merupakan warisan sejak zaman Hindia Belanda, yang menggunakan kode wilayah berdasarkan pembagian wilayah karesidenan. 
Plat Nomor Kendaraan

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berbentuk plat aluminium dengan cetakan tulisan dua baris. Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berbentuk plat aluminium dengan cetakan tulisan dua baris.
*.Baris pertama menunjukkan: kode wilayah (huruf), nomor polisi (angka), dan kode/seri akhir wilayah (huruf)
*.Baris kedua menunjukkan bulan dan tahun masa berlaku, masing-masing dua digit (misalnya 05•10 berarti berlaku hingga bulan Mei tahun 2010)

Bahan baku TNKB adalah aluminium dengan ketebalan 1 mm. Ukuran TNKB untuk kendaraan bermotor roda 2 dan roda 3 adalah 250. 105 mm, sedangkan untuk kendaraan bermotor roda 4 atau lebih adalah 395 .135 mm. Terdapat cetakan garis lurus pembatas lebar 5 mm di antara ruang nomor polisi dengan ruang angka masa berlaku (yang lama), sedangkan yang baru terdapat garis putih di sekitar TNKB dan tidak ada batas pemisah antara nomor polisi dan masa berlaku (dari tahun 2011).

Pada sudut kanan atas dan sudut kiri bawah terdapat tanda khusus (security mark) cetakan lambang Polisi Lalu Lintas; sedangkan pada sisi sebelah kanan dan sisi sebelah kiri ada tanda khusus cetakan "KORLANTAS POLRI" (Korps Lalu Lintas Kepolisian RI) yang merupakan hak paten pembuatan TNKB oleh Polri dan TNI.

Pada pertengahan 2014 terjadi perubahan tampilan. Plat nomor kini sedikit diperpanjang dari ukuran semula (untuk roda empat). Selain itu, terdapat perubahan posisi lambang Polantas dan tulisan "Korlantas Polri", yakni, lambang Polantas kini berada di sudut kiri atas dan kanan bawah, sedangkan tulisan "Korlantas Polri" berada pada sudut kiri bawah dan kanan atas.

Korps Lantas Mabes Polri terhitung mulai April 2011 mengganti desain plat nomor kendaraan. Ukurannya lebih panjang 5 centimeter daripada plat nomor sebelumnya. Perubahan ukuran plat dilakukan karena ada penambahan menjadi tiga huruf di belakang nomor (Contoh B 1099 GFW), sementara sebelumnya hanya dua huruf (Contoh B 1724 HK). Perubahan ini membuat angka dan huruf pada plat nomor berdesakan, sehingga sulit dibaca. Dengan diperpanjangnya plat tersebut, jarak antara nomor dan huruf pada plat lebih luas sehingga mudah terbaca.

Selain itu, perbedaan lainnya terdapat pada tampilan. Plat TNKB baru memiliki lis putih di sekeliling plat. Antara nomor TNKB dengan masa berlaku TNKB, tidak diberi pembatas lis putih. Namun seperti plat nomor lama, di plat ada 2 baris yakni baris pertama yang menunjukkan kode wilayah kendaraan, nomor polisi dan kode seri akhir wilayah. Baris kedua menunjukkan masa berlaku plat nomor. Ukuran TNKB untuk kendaraan roda 2 dan 3 sekarang menjadi 275 mm dengan lebar 110 mm, sedangkan untuk kendaraan roda 4 atau lebih adalah panjang 430 mm dengan lebar 135 mm. Sementara ini, plat resmi yang lama masih berlaku (apalagi terkadang sejumlah Samsat di berbagai daerah sering memanfaatkan plat jenis lama untuk kendaraan yang plat nomornya diperpanjang setelah tahun 2011). Selain itu, pada spesifikasi teknis baru ini plat nomor menggunakan rupa huruf(font) yang sama.

Warna TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor) ditetapkan sebagai berikut:
*.Kendaraan bermotor perseorangan dan sewa: warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih.
*.Kendaraan bermotor umum: warna dasar kuning dengan tulisan berwarna hitam.
*.Kendaraan bermotor milik pemerintah: warna dasar merah dengan tulisan berwarna putih.
*.Kendaraan bermotor korps diplomatik negara asing: warna dasar putih/merah dengan tulisan berwarna hitam.
*.Kendaraan bermotor staf operasional korps diplomatik negara asing: warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih serta terdiri dari lima angka dan kode angka negara yang dicetak lebih kecil dengan format sub-bagian.
*.Kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone) yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk (berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan, kendaraan bermotor ini tidak boleh dioperasionalkan/dimutasikan ke wilayah Indonesialainnya): warna dasar hijau dengan tulisan hitam.
*.Kendaraan tidak bermotor di Surabaya: warna dasar biru dengan tulisan putih.

Dan berikut adalah 

1. Daftar Plat Nomor Kendaraan di Pulau Jawa
A = Banten-Serang-Merak
B = DKI Jakarta-Depok-Tangerang-Bekasi
D = Bandung
E = Cirebon
F = Bogor
G = Pekalongan
H = Semarang
K = Pati
L = Surabaya
M = Madura
N = Malang
P = Besuki
R = Banyumas
S = Bojonegoro
T = Karawang-Cikampek
AA = Kedu
AB = DI Yogyakarta-Magelang
AD = Surakarta
AE = Madiun
AG = Kediri
W = Sidoarjo (Jawa Timur)
Z = Sumedang (Jawa Barat)

2. Daftar Plat Nomor Kendaraan di Sumatera
BA = Sumatra Barat
BB = Sumatra Utara (Seluruh daerah kabupaten Tapanuli)
BD = Bengkulu
BE = Lampung
BG = Sumatra Selatan
BH = Jambi
BK = Medan
BL = DI Aceh
BM = Riau
BP = Kepulauan Riau
BN = Bangka

3. Daftar Plat Nomor Kendaraan di Kalimantan
DA = Kalimantan Selatan
KB = Kalimantan Barat
KT = Kalimantan Timur
KH = Kalimantan Tengah

4. Daftar Plat Nomor Kendaraan di Sulawesi
DB = Minahasa
DD = Sulawesi Selatan
DM = Sulawesi Utara
DN = Sulawesi Tengah
DT = Sulawesi Tenggara
DL = Sangihe/Talaud

5. Daftar Plat Nomor Kendaraan di Maluku
DE = Maluku Selatan
DG = Maluku Utara
DH = Maluku Timur

6. Daftar Plat Nomor Kendaraan di Bali
DK = Bali

7. Daftar Plat Nomor Kendaraan di NTB
DR = Pulau Lombok
DR = Kota Mataram
DR = Kab Lombok Barat
DR = Kab Lombok Timur
DR = Kab Lombok Tengah
EA = Pulau Sumbawa
EA = Kab Sumbawa Barat
EA = Kab Sumbawa
EA = Kab Dompu
EA = Kab/Kota Bima

8. Daftar Plat Nomor Kendaraan di NTT
DH = Pulau Timor
DH = Kab/Kota Kupang
DH = Kab TTU, TTS
DH = Kab Rote Ndao
EB = Flores
ED = Sumba

9. Daftar Plat Nomor Kendaraan di Papua
DS = Papua

10. Korps Konsul dan Diplomatik
CC = Korps Konsul
CD = Korps Diplomatik

40 PENEMU TEKNOLOGI PENTING





Penemu mesin uap adalah James Watt dari Inggris

Penemu mesin 4 tak adalah Nicolaus August Otto dari Jerman

Penemu mesin diesel adalah Rudolf Diesel dari Jerman



Penemu mesin cetak adalah Johannes Guttenberg dari Jerman

Penemu mesin ketik adalah Christopher Sholes dari Amerika


Penemu radio adalah C. Marconi dari Italia

Penemu televisi adalah J.L. Baird & C.F. Jenkins dari Amerika

Penemu telegrap Samuel F.B. Morse dari Amerika Serikat

Penemu piringan hitam adalah Alexander Graham Bell dari Amerika Serikat
Penemu telepon (versi Lama) adalah Alexander Graham Bell dari Amerika Serikat

Penemu telepon (versi baru) adalah Antonio Meucci dari Italia

Penemu dinamo adalah Michael Faraday dari Inggris

Penemu elektromagnet adalah Williarn Sturgeon dari Inggris

Penemu proyektor film adalah Thomas Alva Edison dari Amerika Serikat
Penemu bola lampu Thomas Alva Edison dari Amerika Serikat


Penemu batu baterai adalah Volta dari Italia

Penemu Termometer adalah Galileo Galilei dari Italia

Penemu Korek api adalah Robert Boyle, John Walker 


Penemu Kapal api adalah Robert Fulton dari Amerika Serikat


Penemu Kapal selam adalah Cornelius van Drebbel dari Belanda

Penemu Sinar Rontgen adalah Wilhelm Conrad Rontgen dari Jerman

Penemu Stetoskop adalah Rene Laennec 

Penemu Lensa adalah Anthony Van Leuwenhook dari Belanda

Penemu Mikroskop adalah Zacharias Janssen 

Penemu Teleskop adalah H. Lippershey 

Penemu Kamera adalah Louis Jacques Monde da Guerre & Edwin Landdari Amerika

Penemu Pesawat terbang adalah Wilbur dan 0liver Wright dari Amerika

Penemu Kereta api adalah Murdocks dari Inggris

Penemu Sepeda adalah Civrac Berasal dari Prancis

Penemu Balon terbang adalah Sir F. Whittle 

Penemu Balon karet adalah Josep dan J. Montgolfier
  
Penemu Ban karet adalah Charles Goodyear dari Amerika

Penemu Barometer adalah Evangelista, Torricelli dari Italia

Penemu Dinamit adalah Alfred Nobel dari Swedia

Penemu Lensa kaca mata adalah Benyamin Franklin 

Penemu Mesin hitung adalah Blaise Pascal dari Prancis

Penemu Mobil adalah Gottlich Daimler 

Penemu Motor adalah Nikola Tesla 

Penemu Tank adalah Sir Ernest Swinton dari Inggris

Penemu Traktor adalah Benyamin Holt 

Penemu Tangga jalan adalah Elis G. Otis

Penemu Kawat pijar adalah Irving Langmuir 
Penemu mesin uap adalah James Watt dari Inggris

Penemu mesin 4 tak adalah Nicolaus August Otto dari Jerman

Penemu mesin diesel adalah Rudolf Diesel dari Jerman



Penemu mesin cetak adalah Johannes Guttenberg dari Jerman

Penemu mesin ketik adalah Christopher Sholes dari Amerika


Penemu radio adalah C. Marconi dari Italia

Penemu televisi adalah J.L. Baird & C.F. Jenkins dari Amerika

Penemu telegrap Samuel F.B. Morse dari Amerika Serikat

Penemu piringan hitam adalah Alexander Graham Bell dari Amerika Serikat
Penemu telepon (versi Lama) adalah Alexander Graham Bell dari Amerika Serikat

Penemu telepon (versi baru) adalah Antonio Meucci dari Italia

Penemu dinamo adalah Michael Faraday dari Inggris

Penemu elektromagnet adalah Williarn Sturgeon dari Inggris

Penemu proyektor film adalah Thomas Alva Edison dari Amerika Serikat
Penemu bola lampu Thomas Alva Edison dari Amerika Serikat


Penemu batu baterai adalah Volta dari Italia

Penemu Termometer adalah Galileo Galilei dari Italia

Penemu Korek api adalah Robert Boyle, John Walker 


Penemu Kapal api adalah Robert Fulton dari Amerika Serikat


Penemu Kapal selam adalah Cornelius van Drebbel dari Belanda

Penemu Sinar Rontgen adalah Wilhelm Conrad Rontgen dari Jerman

Penemu Stetoskop adalah Rene Laennec 

Penemu Lensa adalah Anthony Van Leuwenhook dari Belanda

Penemu Mikroskop adalah Zacharias Janssen 

Penemu Teleskop adalah H. Lippershey 

Penemu Kamera adalah Louis Jacques Monde da Guerre & Edwin Landdari Amerika

Penemu Pesawat terbang adalah Wilbur dan 0liver Wright dari Amerika

Penemu Kereta api adalah Murdocks dari Inggris

Penemu Sepeda adalah Civrac Berasal dari Prancis

Penemu Balon terbang adalah Sir F. Whittle 

Penemu Balon karet adalah Josep dan J. Montgolfier
  
Penemu Ban karet adalah Charles Goodyear dari Amerika

Penemu Barometer adalah Evangelista, Torricelli dari Italia

Penemu Dinamit adalah Alfred Nobel dari Swedia

Penemu Lensa kaca mata adalah Benyamin Franklin 

Penemu Mesin hitung adalah Blaise Pascal dari Prancis

Penemu Mobil adalah Gottlich Daimler 

Penemu Motor adalah Nikola Tesla 

Penemu Tank adalah Sir Ernest Swinton dari Inggris

Penemu Traktor adalah Benyamin Holt 

Penemu Tangga jalan adalah Elis G. Otis
 
Penemu Kawat pijar adalah Irving Langmuir